<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Infrastruktur-Global on Transportasi Berkelanjutan</title><link>https://transportasilanjutan.com/tags/infrastruktur-global/</link><description>Recent content in Infrastruktur-Global on Transportasi Berkelanjutan</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2025 10:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://transportasilanjutan.com/tags/infrastruktur-global/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Diplomasi di Atas Rel: Persaingan Geopolitik di Balik Jalur Cepat Beijing–Moskow</title><link>https://transportasilanjutan.com/posts/kereta-cepat-beijing-moscow/</link><pubDate>Fri, 24 Oct 2025 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://transportasilanjutan.com/posts/kereta-cepat-beijing-moscow/</guid><description>&lt;p>Proyek &lt;strong>kereta cepat Beijing–Moskow&lt;/strong> bukan hanya proyek transportasi raksasa yang menghubungkan dua ibu kota dengan jarak lebih dari 7.000 kilometer, tetapi juga &lt;strong>arena diplomasi dan persaingan geopolitik&lt;/strong> yang mencerminkan pergeseran kekuatan global dari Barat ke Timur.&lt;br>
Dengan estimasi investasi mencapai &lt;strong>US$ 250 miliar&lt;/strong>, proyek ini melibatkan kerja sama kompleks antara &lt;strong>China Railway Group&lt;/strong>, &lt;strong>Russian Railways (RZD)&lt;/strong>, dan beberapa konsorsium internasional. Namun, di balik angka dan teknologi, tersimpan narasi yang jauh lebih besar: upaya dua negara besar membangun poros kekuatan Eurasia baru.&lt;/p></description></item></channel></rss>